Hello.

Mana Kucingnya?

Apr 28 2008

Buset dah yang mana kucingnya negh... jungkir balik semua gini kewannya neutral.pn

Mbok kalo ndak niat, ndak usah sekalian bikin Rapidshare...

Category: MiscellaneousTags: Internet, FunComments: 12

Limited Access Paypal

Mar 26 2008

Belakangan ini Paypal terasa kian menyebalkan. Terutama setelah Anda menerima transfer dalam jumlah yang cukup besar, maka besar kemungkinan juga account Anda bakal kena Limited Access. Pengalaman ini terjadi lagi beberapa hari lalu saat saya hendak melakukan withdraw ke rekening Bank. Apalagi kejadiannya pas di tanggal tua dimana aksi ngotspot di cafe berganti jadi ndodok di burjo. Sejak dihadiahi limited access, terpaksa aksinya pindah di teras rumah ajah razz.pn

Category: MiscellaneousTags: Payment ProcessorComments: 0

Selamat Idul Fitri

Oct 09 2007
Saya dan komunitas Mac.web.id mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin.

Selamat Lebaran

Bulan suci ini akan segera berakhir, semoga kesucian hati, kelapangan dada untuk bermaafan, dan ketulusan kita tetap terjaga untuk selamanya. Tiada bulan terindah selain bulan Ramadhan, mari kita menjadikan setiap hari dalam hidup kita seindah Ramadhan smile.pn
Category: MiscellaneousTags: GreetingsComments: 3

Sajak Palsu

Sep 24 2007
Agus R Sarjono

Selamat pagi pak, selamat pagi bu, ucap anak sekolah dengan sapaan palsu.
Lalu mereka pun belajar sejarah palsu dari buku-buku palsu.

Di akhir sekolah mereka terperangah melihat hamparan nilai mereka yang palsu. Karena tak cukup nilai, maka berdatanganlah mereka ke rumah-rumah bapak dan ibu guru untuk menyerahkan amplop berisi perhatian dan rasa hormat palsu. Sambil tersipu palsu dan membuat tolakan-tolakan palsu, akhirnya pak guru dan bu guru terima juga amplop itu sambil berjanji palsu untuk mengubah nilai-nilai palsu dengan nilai-nilai palsu yang baru.

Masa sekolah demi masa sekolah berlalu, merekapun lahir sebagai ekonom-ekonom palsu, ahli hukum palsu, ahli pertanian palsu, insinyur palsu. Sebagian menjadi guru, ilmuwan atau seniman palsu.

Dengan gairah tinggi mereka menghambur ke tengah pembangunan palsu dengan ekonomi palsu sebagai panglima palsu. Mereka saksikan ramainya perniagaan palsu dengan ekspor dan impor palsu yang mengirim dan mendatangkan berbagai barang kelontong kualitas palsu.

Dan bank-bank palsu dengan giat menawarkan bonus dan hadiah-hadiah palsu tapi diam-diam meminjam juga pinjaman dengan ijin dan surat palsu kepada bank negeri yang dijaga pejabat-pejabat palsu.

Masyarakatpun berniaga dengan uang palsu yang dijamin devisa palsu. Maka uang-uang asing menggertak dengan kurs palsu sehingga semua blingsatan dan terperosok krisis yang meruntuhkan pemerintahan palsu ke dalam nasib buruk palsu.

Lalu orang-orang palsu meneriakkan kegembiraan palsu dan mendebatkan gagasan-gagasan palsu di tengah seminar dan dialog-dialog palsu menyambut tibanya demokrasi palsu yang berkibar-kibar begitu nyaring dan palsu.

1998
Category: MiscellaneousTags: PoemComments: 0

Kadal Digital

Aug 31 2007
Kedai Diancuk
Kemaren saya ke sebuah Kedai yang ngetop dengan jasa cetak digital pin dan mug di kawasan Kledokan, Yogyakarta untuk memesan 50 buah pin yang rencananya akan saya bagikan untuk temen-temen dan kas MacwebID untuk acara Rendezvous tanggal 31 Agustus malam. Karena percaya akan kualitas dan layanannya yang bagus, saya langsung taruh DP sebesar 100 ribu, separuh dari total biaya setelah staf operator Kedai itu memproses file PSD yang saya bawa.

Siang tadi, sesuai janji karyawati disana, pin selesai dan dapat diambil. Ternyata, mereka mencantumkan brand mereka dibawah 50 pin yang saya pesan tanpa ijin / pemberitahuan terlebih dahulu. Apalagi nomor telepon saya sudah tercatat disana. Secara halusnya, mereka numpang berpromosi diatas brand kami. Dengan sangat kecewa saya minta mereka untuk menghapus brand milik mereka di 50 buah pin tadi, dan mereka menolak dengan alasan pin tersebut telah jadi.

Saya tak ingin memperpanjang masalah dengan para karyawan Kedai itu, 50 pin dan DP saya biarkan saja hangus daripada saya harus membawa --apalagi membayar sesuatu yang bukan keinginan saya. Saya sangat kecewa dengan pelayanan mereka yang tak sesuai bualan-bualan di brosur atau website.

Sekian... dan HUH!!

Update (02/09/07):
Karyawati Kedai menelpon dan meminta biaya tambahan sebesar Rp 75.000,- sebagai ongkos menghapus tulisan yang tak seharusnya saya lihat dan bayar. Tentu saja saya menolak dan mereka tetap bersikeras.
Category: MiscellaneousTags: MerchandiseComments: 1