Susahnya cari TK Umum di Jogja
Aug
15
2006
Rasanya baru kemarin saya masih diantar Ibu ke Taman Kanak-kanak, eeh.. sekarang saya harus mencarikan TK untuk anak saya. How time flies! Sayang sekali saya gagal mencarikan TK bagi Saras di Jogja. Di daerah Maguwo, dekat rumah, tampaknya hanya ada beberapa TK, dan hampir semuanya adalah TK religi. Malah, TK Anak Prima milik lembaga bimbingan belajar Primagama, sudah menutup pendaftaran anak didik jauh hari sebelumnya.
Sebelumnya Saras sempat mengikuti kegiatan pra-sekolah di Taman Bocah. Pola didik taman yang mengusung slogan "Body, Mind and Human Relationship Builder for Early Child" ini nampaknya berpengaruh besar pada tingkah-laku dan pola berpikir anak. Hampir dua tahun lamanya Saras mengikuti playgroup dan kini ia bisa mengungkapkan emosinya dengan baik. Kadang Saras menelpon saya hanya untuk mengatakan "Saras kangen papa", "Papa kapan pulang?"..
Masih banyak orangtua yang beranggapan Playgroup ataupun Pre-School tak lain sebagai istilah-keren dari Tempat Penitipan Anak (TPA). Di Playgroup, selain dapat bermain dengan riang, anak dilatih kesabaran dan dibentuk kontrol emosinya dalam menghadapi sesuatu. Setiap kali mengantar Saras, saya selalu menyisihkan waktu sejenak untuk memantau perkembangannya. Malah, para pendidik disana terlihat lebih sabar dan telaten dalam menghadapi aneka tingkah anak-anak dibandingkan orangtuanya sendiri.. heehee
Kembali ke topik tentang TK, keinginan kami hanyalah mampu menempatkan anak di lingkungan yang dapat membebaskan ia berkreasi. Terlebih lagi saat TK adalah saat-saat yang penting bagi perkembangan emosional serta kemampuan berinteraksinya kepada teman-temannya. Bahkan saya masih ingat betul nama teman-teman akrab semasa TK! Saat ini pun kita masih sering kumpul bersama, terkapar bersama.. Hai Ton!
Kini Saras harus pulang ke Bali untuk bersekolah TK. Dan sedih sekali rasanya berpisah. Apalagi tak bisa melihatnya memakai baju seragam TK setiap hari. Ada keinginan untuk pindah ke Bali, namun masih ada cita-cita yang harus digapai di Jogja ini. Ugh.. papa rindu Saras..
Masih banyak orangtua yang beranggapan Playgroup ataupun Pre-School tak lain sebagai istilah-keren dari Tempat Penitipan Anak (TPA). Di Playgroup, selain dapat bermain dengan riang, anak dilatih kesabaran dan dibentuk kontrol emosinya dalam menghadapi sesuatu. Setiap kali mengantar Saras, saya selalu menyisihkan waktu sejenak untuk memantau perkembangannya. Malah, para pendidik disana terlihat lebih sabar dan telaten dalam menghadapi aneka tingkah anak-anak dibandingkan orangtuanya sendiri.. heehee
Kembali ke topik tentang TK, keinginan kami hanyalah mampu menempatkan anak di lingkungan yang dapat membebaskan ia berkreasi. Terlebih lagi saat TK adalah saat-saat yang penting bagi perkembangan emosional serta kemampuan berinteraksinya kepada teman-temannya. Bahkan saya masih ingat betul nama teman-teman akrab semasa TK! Saat ini pun kita masih sering kumpul bersama, terkapar bersama.. Hai Ton!
Kini Saras harus pulang ke Bali untuk bersekolah TK. Dan sedih sekali rasanya berpisah. Apalagi tak bisa melihatnya memakai baju seragam TK setiap hari. Ada keinginan untuk pindah ke Bali, namun masih ada cita-cita yang harus digapai di Jogja ini. Ugh.. papa rindu Saras..


wandira