Waduh iPhone
Nov
26
2007
Hehe.. iPhone lagi anget-angetnya nih
Temen-temen juga banyak yang nanyain apa sih plus-minusnya iPhone. Mumpung rada senggang, yuk kita bahas tentang iPhone. Mulai dari fitur sampe upgrade. Selama saya pake iPhone, cuma satu hal yang cukup menyebalkan, yaitu: Bluetoothnya cuma bisa dipakai untuk headset saja. Ndak bisa dipake transfer file
Yang paling banyak adalah pertanyaan tentang: "iPhone ada garansinya gak?"
Nah ini pertanyaan kritis banget. Kita beli sebuah barang dengan harga 5 jutaan tanpa garansi sama-sekali kok rasanya wagu ya
Barangkali buat yang masih bingung, Apple iPhone memiliki garansi (parts & service) selama 1 tahun dan hanya berlaku di negara-negara dimana iPhone dijual resmi oleh Apple. Saat ini Indonesia belum termasuk didalamnya. Konon katanya, iPhone di Indonesia akan di-bundle bersama provider XL 2008 nanti... konon lho.
iPhone dengan kondisi Patched, SIM Card Unlocked, atau pernah mengalami Virginized (restorasi firmware kembali ke keadaan baru) sudah kehilangan hak garansinya sebagaimana yang tercantum pada ketentuan garansi dalam kemasan iPhone.
Nah trus, pertanyaan yang sering juga didengar: "iPhone harus pake Mac ya?"
Jawabannya: Tidak. OS Windows juga dapat digunakan untuk mengelola file asalkan terinstall iTunes didalamnya.
"iPhone itu bisa apa aja sih?"
Standarnya, iPhone cuma bisa buat nelpon, SMS, iPod, browsing, Wi-Fi, email, foto, video, dan agenda. Kecuali kalo diinstal aplikasi 3rd party, iPhone bisa dipake macem-macem. Dari games, chatting, IRC, baca eBook, ampe jalanin aplikasi web-development macem Apache & PHP. Pertanyaan lain yang cukup penting:
"Gwa beli iPhone Unlocked, kalo di-update lewat iTunes bakal ngelock ga sih?"
Kalo ini jawabannya IYA. iPhone akan kembali ke kondisi Deactivated & Locked apabila di-update.
Sekedar tambahan, iPhone saat ini beredar dalam tiga versi firmware yaitu: 1.0.2, 1.1.1, dan 1.1.2. Versi yang paling aman untuk diunlock adalah versi 1.0.2 dan 1.1.1. Versi 1.1.1 memiliki banyak kelebihan dibanding 1.0.2.
Beberapa diantaranya:
Umumnya proses pengubahan firmware dari 1.0.2 menjadi 1.1.1 dinamakan Upgrade. Sedangkan pengubahan 1.1.1 menjadi 1.1.2 dinamakan Update.
Terutama untuk iPhone yang sebelumnya sudah pernah di-unlock, proses update harus mengulangi aktivasi dan unlock SIM dari semula. Saya sendiri rada klenger saat ngupgrade iPhone dari 1.0.2 jadi 1.1.1
Selain prosedurnya panjang, kebetulan jumlah "pasien"nya juga mayan banyak kemaren.
Khusus untuk aktivasi dan unlock SIM iPhone versi 1.0.2 dan 1.1.1 FreshBox —sebutan untuk iPhone baru dari boks— prosesnya cukup mudah dan bisa dilakukan sendiri tanpa komputer. Syarat utamanya, koneksi Internet via Wi-Fi harus tersedia. Petunjuk lengkapnya bisa diterawang lewat bantuan mBah Google
Sedangkan proses upgrade 1.0.2 menjadi 1.1.1 memerlukan bantuan komputer untuk mendownload dan mem-flashing firmwarenya. Kendala utama yang sering muncul saat upgrade adalah: IMEI menjadi rusak atau beken disebut bricked. Cara mengatasi bricked iPhone, cukup memflash ulang firmware modem (baseband) dengan milik 1.0.2.
Tools yang digunakan untuk upgrade:

Nah ini pertanyaan kritis banget. Kita beli sebuah barang dengan harga 5 jutaan tanpa garansi sama-sekali kok rasanya wagu ya
Barangkali buat yang masih bingung, Apple iPhone memiliki garansi (parts & service) selama 1 tahun dan hanya berlaku di negara-negara dimana iPhone dijual resmi oleh Apple. Saat ini Indonesia belum termasuk didalamnya. Konon katanya, iPhone di Indonesia akan di-bundle bersama provider XL 2008 nanti... konon lho.
iPhone dengan kondisi Patched, SIM Card Unlocked, atau pernah mengalami Virginized (restorasi firmware kembali ke keadaan baru) sudah kehilangan hak garansinya sebagaimana yang tercantum pada ketentuan garansi dalam kemasan iPhone.
Nah trus, pertanyaan yang sering juga didengar: "iPhone harus pake Mac ya?"
Jawabannya: Tidak. OS Windows juga dapat digunakan untuk mengelola file asalkan terinstall iTunes didalamnya.
"iPhone itu bisa apa aja sih?"
Standarnya, iPhone cuma bisa buat nelpon, SMS, iPod, browsing, Wi-Fi, email, foto, video, dan agenda. Kecuali kalo diinstal aplikasi 3rd party, iPhone bisa dipake macem-macem. Dari games, chatting, IRC, baca eBook, ampe jalanin aplikasi web-development macem Apache & PHP. Pertanyaan lain yang cukup penting:
"Gwa beli iPhone Unlocked, kalo di-update lewat iTunes bakal ngelock ga sih?"
Kalo ini jawabannya IYA. iPhone akan kembali ke kondisi Deactivated & Locked apabila di-update.
Sekedar tambahan, iPhone saat ini beredar dalam tiga versi firmware yaitu: 1.0.2, 1.1.1, dan 1.1.2. Versi yang paling aman untuk diunlock adalah versi 1.0.2 dan 1.1.1. Versi 1.1.1 memiliki banyak kelebihan dibanding 1.0.2.
Beberapa diantaranya:
- Mendukung penggantian ringtone untuk SMS
- Layar Springboard lebih fleksibel
- Opsi setting yang lebih lengkap

Terutama untuk iPhone yang sebelumnya sudah pernah di-unlock, proses update harus mengulangi aktivasi dan unlock SIM dari semula. Saya sendiri rada klenger saat ngupgrade iPhone dari 1.0.2 jadi 1.1.1
Khusus untuk aktivasi dan unlock SIM iPhone versi 1.0.2 dan 1.1.1 FreshBox —sebutan untuk iPhone baru dari boks— prosesnya cukup mudah dan bisa dilakukan sendiri tanpa komputer. Syarat utamanya, koneksi Internet via Wi-Fi harus tersedia. Petunjuk lengkapnya bisa diterawang lewat bantuan mBah Google
Sedangkan proses upgrade 1.0.2 menjadi 1.1.1 memerlukan bantuan komputer untuk mendownload dan mem-flashing firmwarenya. Kendala utama yang sering muncul saat upgrade adalah: IMEI menjadi rusak atau beken disebut bricked. Cara mengatasi bricked iPhone, cukup memflash ulang firmware modem (baseband) dengan milik 1.0.2.
Tools yang digunakan untuk upgrade:
- iTunes,
- iNdependence,
- Transmit, dan
- Terminal
- Firmware 1.1.1,
- Restore Baseband,
- Virginizer Pack, dan
- AppTapp Installer


S a k t i