Hello.

Bapak Warung yang Pintar

Apr 27 2008

Ternyata ndak cuman browser aja yang aneh, rokok juga ikut-ikutan aneh. Saya biasa ngerokok Clas Mild, selain paling nikmat di kategori rokok kretek mild, harganya juga lumayan terjangkau di kantong. Tapi tiga hari belakangan ini aroma asapnya aneh seperti plastik terbakar dan rasanya juga sepet. Padahal setiap harinya itu rokok dibeli di tempat yang terpisah loh.

Saya jadi inget obrolan bapak pemilik warung di perumahan Taman Cemara dulu, beliau yang senang menyebut warungnya dengan sebutan WTC ini bercerita kalo di dunia per-rokok-an juga ada aksi sabotase. Jadi sebut saja merk A merasa angka penjualannya terganggu dengan merk B, maka aksi sabotase termudah adalah membeli rokok B dalam jumlah besar, mungkin satu container langsung untuk disimpan di gudang yang kondisinya bisa merusak citarasa rokok tadi. Entah dalam gudang yang lembab atau berbau tajam.

Secara ndak langsung, aksi sabotase itu membuat perokok merk B tadi jadi merasa aneh dan ada kemungkinan berpaling ke merk A. Karena menurut beliau, perokok adalah tipe konsumen yang sangat loyal. Waduh... bapak warung ini cocok jadi dosen rupanya biggrin.pn

Dan ada satu lagi pelajaran yang saya dapat dari pak warung, yaitu tentang trik menjual. Nah kejadiannya ketika seorang salesman permen mencoba menawarkan produknya ke warung milik si bapak. Saya yang sedang nongkrong disitu juga melihat gelagat si salesman ndak meyakinkan banget.

Category: Business MarketingTags: Selling, Cigarette, CandyComments: 6