Hello.

Dan Hilang...

Sep 25 2007
Saat jaman IRC dulu, mungkin di tahun 2001 lalu, saya punya teman chatting yang jujur saya bilang, berbakat sekali. Coding virus, grafis, programming CGI / Perl, fotografi, sampai 3D pun bisa ia lakukan. Saya begitu terpesona melihat remaja —yang dua tahun lebih tua dari saya itu— tidak sombong dengan multi talenta yang dimilikinya. Singkat kata, saya saat itu sangat tertarik untuk bertemu nyata dengannya.
Category: Daily ThoughtsTags: StoryComments: 1

Kisah Gelas Kertas

Apr 25 2007
...
Bahkan untuk membuatnya bercerita sekalipun, butuh berliter-liter alkohol menyusup relung raganya. Akhirnya setelah belasan angkatan gelas kertas itu, matanya menyipit, pelipisnya seperti terjepit, dan mulailah ia bicara. Bicara tentang apa saja. Bicara tentang apa yang ia lihat dan alami selama ini.

Dengan nada bicara yang tetap santun, ia terus saja melanjutkan pembicaraannya. Tentang ideologi, imajinasi, kapitalisasi, dan semua kerancuan hidup yang ia rasakan. Kita lalui malam hingga adzan subuh menyeruak baris-baris kata yang hilir-mudik dari mulut kami. Hingga orang-orang lalu-lalang memulai hari dan menganggap kami adalah sekumpulan remaja bodoh tergeletak di pinggir jalan.

Satu kias tertera di kepalaku. Orang ini tak biasa. Pembawaannya begitu tenang, bahkan lantunan ucapan pun begitu terpilih. Tak ada kalimat yang lebih tepat untuknya. Saya senang mengenalmu!

Kita punya cara lain untuk saling mengenal. Meski dengan cara yang tak lazim. Cara yang konon, jauh dari label halal, tak bermartabat, dan masih banyak umpatan lain. Tapi bagi kami, setiap orang memiliki kepalsuan yang tak mudah tuk dibuka. Dan kini, kita sudah saling mengenal.

It's good to have a good friend like you...
Category: Family FriendsTags: StoryComments: 2

Korban Friendster

Dec 06 2006
Brokenheartster


Ini kisah tentang teman saya yang dikhitan eh.. dikhianati ceweknya gara-gara Friendster. Berhubung ini adalah teman baik saya, maka identitasnya kita sebut aja Brama. Brama bekerja di salah satu agen properti real-estate / perumahan yang kesehariannya memang jauh dari komputer. Brama memiliki pacar yang masih kuliah, dan ia pacaran sudah hampir tiga tahun.

Sayang sekali notebook yang dipinjami kepada ceweknya -sebut aja Nindya-, semula untuk memperlancar proses studinya justru dipakai untuk selingkuh di dunia maya. Ah.. dunia maya.. kedengarannya sepele ya? Tapi kalo berujung ke kencan hemat waktu aka short-time, gimana??
Category: Family FriendsTags: Internet, Social, StoryComments: 25